Jumat, 05 Agustus 2011

The Way of Sword and Love...

Hem..sepertinya postingan ini agak2 sedikit curhat nih, gpp kan ya? hahahaha


Ok, kalau kita mulai bicara tentang perasaan, tidak bisa lah disalahkan jika ada seorang cowo suka ama seorang cewe, hal yang wajar kan? tidak wajar jika seorang cowo suka ama cowo, atau sebaliknya...hahahahaha..*kalo ama yang satu ini, mending kabur*. Begitu juga perasaan suka seorang kendoka(aku,red) pada seorang wanita, baik dia seorang kendoka juga, atau bukan..hahahahahah....
Gimana sih seorang kendoka harusnya menghadapi seorang wanita? (versi ku lho ini,red)


Kalo udah bilang masalah yang satu ini, kadang bisa membuat orang jadi gila,senewen,senteng,gendeng, miring, lan sak panunggalan e. Ternyata sekuat apapun seorang fighter, bisa juga dikalahkan oleh makhluk selembut (bukan lelembut lho ya..?!) pasangan kaum adam ini. Mungkin saat ini para cowo pecinta MA (Martial Art,red) sedang kalah booming dengan cowo2 yang sedang di bidang band, boyband,fotografi,basket atau apalah, sesuatu bidang yang aku anggap gak terlalu cowo banget bila dibandingkan dengan MA yang sangat mengandalkan fisik, memacu adrenalin, teriak2 gak jelas, dll..hehehe...

Back to topik, buat aku, Kendo adalah olahraga yang berbeda dari olahraga MA yang lain. Semua MA pasti mengajarkan cara menghargai lawan kita, tidak boleh sombong,dll, dan itu juga ada di dalam kendo. Tetapi, lagi2 menurut pandanganku, beberapa MA aku lihat mulai luntur hal menghargai lawan,dll dan beberapa praktisinya mulai terlihat sombong jika bisa mengalahkan lawannya. Entah mungkin dari cara bicara, cara memandang, bahkan dengan bahasa tubuhnya, seoalah sudah menjadi yang superior...that's fool...padahal itu baru juara tingkat RT hahahahaha...lagaknya dah kaya juara dunia...hahaha

Lalu apa hubungannya dengan kendo? Kendo buat aku adalah olahraga yang masih memegang teguh adat, respect dengan sesama anggota dan bahkan lawan. Dan pastinya hal ini HARUS dipahami oleh para praktisi yaitu Kendoka itu sendiri. Jangan bilang anda seorang Kendoka jika anda belum bisa menerima dan mengamalkan filosofi kendo itu sendiri, the way of Sword.

Applikasi dalan kehidupan sehari-hari

Buat aku, Kendo sudah menjadi bagian hidup. Bukan berarti semua hidupku untuk kendo dan kendo atau bukan berarti juga kita meniru hidup samurai jaman dulu. bawa pedang kemana2 dengan potongan ala samurai atau ronin..bisa2 ditangkep polisi tuh..hahahaha, bawa2 sajam (senjata tajam,red).

Tetapi yang dimaksud adalah ada beberapa Hal dari kendo yang bisa aku ambil dalam menjalani hidup ini. Satu contoh tentang 4 Penyakit manusia dalam hidup ini, Takut,Bingung,Kaget,dan Ragu. Bisakah seseorang sukses jika memliki 4 "penyakit" ini ? jawabannya adalah TIDAK. Begitu juga dalam Kendo, jika kita mau melayangkan sebuah pukulan, katakanlah MEN, pasti tidak boleh ada keraguan,bingung,takut,dll...Semua itu harus YAKIN.Jika pukulan kita bisa di tangkis dan kita kena pukul, itu berarti lawan kita lebih pintar dari kita. Itulah yang Sensei ajarkan padaku dan aku selalu mencoba menerapkannya dalam kehidupan dan sekarang masih terus dan terus akan belajar untuk itu, mengingat aku masih termasuk baru dalam berkendo..hehe

Dan menjawab pertanyaan di atas, Bagaimanakah Kendoka menghadapi seorang wanita?

Dulu jaman Musashi Miyamoto, belum ada FB atau mungkin FS,Kaskus, lan sapanunggalan e...beda dengan jaman sekarang, bisa berbagi,cerita,dll lewat sana dengan banyak comment2 yang OOT dll lah...hahahahhaa.Tapi buat aku, hal itu mungkin hanya akan membuat publik bisa membaca bagaimana kita ini..singkatnya ntar malah jadi omongan orang dan jadi konsumsi publik. Bagi aku seorang Kendoka, ada baiknya bila kita salurkan hal2 tersebut pada KENDO. Kendo adalah refleksi jiwa kita, apalagi dengan perasaan.Pernah aku merasakan sendiri, saat hati sedang senang, main kendo pun terasa menyenangkan, tetapi waktu merasa hati ini tak karuan...waaaahhh jangan harap pulang tanpa bilur2 di lengan, dada, dll kalau sudah ber jigeiko. Tapi hal itu tak pantas di tiru dan sekarang juga masih mencoba menahan emosi hahahahahaha...

Wanita adalah kelemahan setiap laki2, tak terkecuali mungkin aku di dalamnya, apalagi jika kita ada perasaan padanya....cieeeee.....kalo perasaan sama2 bersambut sih gak masalah, lalu gimana kalau lagi ada masalah? contoh si cewe lagi marah gara2 kita gak beliin dia gula2 kesukaanya...nah kan pasti ngomel sana, ngomel sini...yah kalau seperti itu sudah membuat stress, lagi2 bawalah ke kendo, tapi tetap dengan kadar seadanya...aku yakin setelah ber jigeiko, pasti merasa segar dan pikiran agak tenang karena emosi kita bisa terlampiaskan meski hasilnya teman kita kadang udah gak mau jigeiko lagi ama kita, atau bertanya tentang perasaan kita sebelum berjigeiko....hahahahahahahaha.
Tapi dalam hal ini bukan berarti aku mengajarkan semua yang kita rasakan harus dicampurkan dalam kendo ya,tetapi coba lah hal2 tersebut disalurkan untuk keinginan kita. Kebetulan contoh dalam artikel ini adalah Kendo, karena aku pernah merasakan hasilnya. Sempet diputusin cewe ku yang udah jalanin hubungan selama 2 tahun, akhirnya kita putus juga dan itu membuatku kembali harus menggeluti dunia MA demi sebuah emosi yang tak tersalurkan. Dan akhirnya, Puji Tuhan, bisa di lihat di postingan 1st national tournamen ku..hahahaha..

Jadi, buat aku...inilah the Way of Sword ku... selalu mencoba menjalankan hidup dengan filosofinya dan membawa semua tentang apa yang aku rasa pada kendo, bukan untuk mencampurkan Kendo, tapi Kendo dapat membuatku menjadi orang yang LEBIH BAIK saat aku punya sesuatu yang tak aku dapatkan. Mungkin satu hari nanti jika perasaanku pada seseorang tak tersampaikan, bisa aku jadikan itu sebuah motivasi untuk menjadi seorang juara di kendo? who knows...hahahaha

semoga tidak membingungkan yang baca...wakakakakaka

ini ceritaku, apa ceritamu? haha

Grading and Sensei Jakarta Kenyuukai Visit 2011

Dua hari bersama para Sensei Jakarta Kenyuukai, mungkin itu judul yang tepat untuk menggambarkan betapa gembiranya hati para kendoka Surabaya Kenyuukai dan Malang Kendo Club. Jarang-jarang para Sensei ini datang ke provinsi paling ujung timur di pulau jawa ini, Jawa Timur, East java,ibukota provinsi, Suroboyo ijo royo-royo...hehehehe...

Diawali dari persiapanku menghadapi ujian ini pada hari Senin, bawa-bawa tas bogu dan shinai yang merupakan alat terpenting dalam ujian nanti. Kan gak mungkin aku ujian hanya pake gi dan hakama saja, tanpa bogu, atau mungkin tidak pakai shinai, cuma pakai bogu saja? bisa2 dikasih tongkat pel-pel an dan di suruh ngepel..hahaha...
Jadi begitu, ternyata tas bogu selama ini yang sering aku bawa latihan, hari senin itu terasa berat juga (yah isinya gak cuma bogu,gi,ama hakama ajah, tapi ada minuman dan baju buat kost,red) tak lupa 2 shinai si karbon dan Fern.. :D. Dari rumah ke terminal, aku berpikir, galau antara milih PATAS atau EKONOMI AC dengan membawa barang seberat ini..tapi akhirnya diputuskan naek PATAS AC (emang ada patas tanpa ac??!!). Dan petualangan seminggu di kota Suroboyo ijo royo-royo pun dimulai....

Sampai di Surabaya, besoknya aku harus segera berlatih bersama para senpai dan teman-teman yang mau ujian. Dan seperti biasa Iman senpai dan si beat putih yang belum di kasih nama itu, menjemput ku sepulang kantor dan langsung chao ke ITS, gedung BAAK..kalo mau ikutan langsung bilang ajah ke yang latian (malah promosi?!). Singkatnya, latihanlah kita ber enam...(yang laen udah duluan dan nyusul2,red).
Hari Kamis, malam jumat latihan juga sama, tetapi aku lebih fokus latihan ke KATA dengan mas Indra...eh karena sudah hafal di luar kepala dan gak ada kendala, malah aku dan mas indra cengengesan, bikin kata2 sendiri, pokoknya latiannya gak serius blass...hahahaha koplak! dan hari itu pun di habiskan dengan ngopi di NAIM,the Legend...

Refreshing Pra Grading

Mumpung seminggu di Surabaya dan besoknya libur (kerja ku cuma sampe jumat,red), aku ajak deh Iman senpai buat jalan-jalan di kota surabaya, kota ne Bonek ini.. yang terkenal fanatisme nya pada Persebaya 1927 yang berlaga di liga LPI dan sekarang coba di lebur dengan ISL oleh PSSI (malah ngomong bola!!). Akhirnya lewat keputusan LBiN (Lesehan Bersama in Naim), diputuskan bahwa aku dan Iman senpai mau jalan-jalan ke Grandcity, sodaranya Grand livina...#lho?! Aku meski udah hampir setaun lebih di Surabaya, tak pernah sekalipun ke Mall surabaya lho, paling cuma ke Royal dan ini baru mau ke Grandcity. Sampe di TKP, parkiran rame, mungkin karena Premier HARPOT 7 part 2 kali ya, jadi banyak yang pada nonton, Pasangan lagi #sial!. Sampe di sana, tempat yang aku cari adalah ATM CENTER..dan hasilnya, tak ada ATM BCA di sana...hadew...*Mall opo iki!* dan dilanjutkan dengan jalan-jalan deh..naek ke lantai dua liat orang ice skating an, jalan2 ke toko2 di sana, meski gak beli apa2...dan semuanya bermuara ke XXI, liat antrian yang mau beli tiket harpot. tapi tak berapa lama, kita diusir oleh bau popcorn, bikin pusing(baca:lapar).....hahahaha..jadinya, balik deh ke parkiran dan out dari tuh Mall...hehe

Ternyata perjalanan belum selesai, mampir dulu ke gubeng pojok untuk makan nasi pecel dan es teh serta es tomat...hahahaha....makanannya gak terlalu enak sih, tapi harganya boleh lah, gak bikin "sakit" dompet..hahaha...eh abis makan di itu warung, ternyata perjalanan belum berakhir...dan semuanya kembali bermuara, lagi2 di NAIM, the Legend...hahaha...benar2 refresing yang menyenangkan, meski akhirnya aku harus sakit perut malemnya...hahahaha

Grading test

Setelah bertemu dengan teman Malang Kendo di KFC A Yani, berangkatlah ke SJS dengan perasaan gembira dan perut tak karuan..hahaha...sampai-sampai minuman yang di belikan my Imotou san(adekku,red) sampai gak aku minum *maaf ya Imotou san :(, dan perjuangan pun dimulai...

Diawali dengan kedatangan 6 orang pendekar pedang asal negeri matahari, Shimomura Sensei, Morisaki Sensei, Iyoda Sensei,Shigematsu Sensei,Tetsumuta Sensei, dan Tsucihara Sensei, mental para kouhai (junior) dari Malang dan Surabaya mulai di uji. sedikit track record mereka, mereka bukanlah sensei biasa, baru-baru ini 3 dari 6 sensei yang datang, barusaja memenangi Hongkong Asia Kendo tournament #LHAR!!!. dan ditemani dengan seorang pengurus Anggota IKA dan anggota JKA, Tony Rusman senpai, sampailah mereka di dojo tercinta anak-anak Kendo jawatimur, SJS. Tak lupa sebelum mereka, ada juga Masukata Sensei dan Sudo sensei. Malah aku dan Masukata sensei sempat ganti di satu tempat bersama. hahahaha...
Dan ujian kedua mental anak-anak kendo Surabaya dan Malang adalah Grading test...dimulai dengan non bogu user dengan format Men uchi(pukulan kepala),Kote Uchi(pukulan tangan),Kote Men Uchi(pukulan tangan dan kepala), Dou Uchi(pukulan perut) dengan masing-masing waza(banyaknya) 4 kali. Kebetulan saat itu aku dan Tesar senpai, dapat tugas bantuin para sensei untuk mengecek nama peserta yang ujian. Ternyata tegang juga nih para kouhai, masih belum tenang dan menunjukkan wajah-wajah pucat sampai kloter terakhir..hahahahaha...



Setelah selesai non bogu dengan hasil yang cukup memuaskan (kenapa cukup? karena sebenernya bisa lebih dari itu hasilnya,red) ganti ujian untuk bogu user (kyu 3 ke bawah,red) di sana ada beberapa orang dari Surabaya kenyuukai dan aku sendiri dari Malang Kendo...awalnya bingung juga, soalnya aku gak di kasih nomor buat ujian, eh ternyata aku diminta langsung ikut percobaan ambil DAN (soalnya aku sudah kyu 1,red) jadi masih harus menunggu para bogu user ini ujian dulu...dan akhirnya ada 2 orang yang kyu 1 dan langsung ikut barengan aku ujian untuk ambil DAN. Ujian untuk ambil DAN ternyata harus JIGEIKO selama 1 menit dan masing-masing JIGEIKO dua kali. Hehehehe...padahal udah persiapan pakai Kihon segala..hahahaha..
Bener-bener waktu itu gak bisa gerak deh, bener-bener kaya benteng...dan pikiran udah gak karuan, takut gak lulus. tapi akhirnya setelah 2 kali keiko dan pengumuman hasil ujian, ternyata LULUS...hahaha..tapi masih harus ujian KATA...dan akhirnya Ujian KATA juga lulus, berjalan dengan lancar dan aku resmi jadi SHODAN...hahahahahaha

Setelah Grading, waktunya latihan bersama para Sensei. Aku kira langsung Jigeiko, ternyata kita masih latihan dasar bersama Morisaki sensei,Shigematsu sensei, dan Tetsumuta sensei untuk yang bogu user dan Shimomura sensei serta Iyoda Sensei ditemani Tony senpai, untuk para non bogu...banyak banget pelajaran dari para Sensei. Dan setelah semua itu, waktunya Jigeiko dengan para Sensei dan hari itu aku hanya Jigeiko dengan Iyoda Sensei...hah! itu ajah sudah capek...dan besok masih ada "pembantaian" hahahahahaha....

Sensei visit 2nd day

Hari itu tidak sebanyak pada hari pertama kunjungan dan grading para Sensei Jakarta. Beberapa anak Malang lebih memilih pulang karena besoknya adalah tarawih pertama sebelum ramadhan, dan semua cewek Malang pulang kampung. Ada satu sih yang masih di Surabaya, tapi tetep ajah gak bisa, karena urusan keluarga..:( . Dan hari itu lagi2 diawali dengan pemanasan, kemudian materi para Sensei seperti hari kemarin. Lalu dilanjutkan dengan Simulasi Shiai dengan pembagian Above DAN dan Under DAN. Aku, Tesar Senpai, Tony Senpai,Sinung Senpai, Mokok Senpai,dan Iman senpai kebagian simulasi di ABOVE DAN. Sementara di UNDER DAN ada Benny,mas Adit, Yusuf aka Bobo, Reza, Jeje, dan Mas Rendra. Ternyata ini adalah pembelajaran Shiai dan pembelajaran menjadi Shinpan(wasit pertandingan,red). Setelah semua itu, lagi2 dan lagi Jigeiko bersama para Sensei. Aku hari itu keiko diawali dengan jigeiko bersama Morisaki Sensei, lalu dihajar kirikaeshi saja oleh Shimomura Sensei, tak sempat Jigeiko dengan beliau...T.T dan akhirnya ditutup dengan Tetsumuta Sensei, hanya itu saja yang bisa aku ajak Jigeiko sebelum ditolak keiko oleh Tsucihara sensei karena waktu sudah habis...T.T



Dan akhirnya, pulang lah kita ke Malang, Bhumi Arema dengan hati senang,pikiran banyak pelajaran dari Sensei, dan pastinya badan remek...ini terbukti dengan semua anggota langsung tidur pulas setelah bayar tiket Bus PATAS AC lagi....hahahahahahaha, tak ada yang tersisa, semua nya KO...hahahaha

Berikut ini hasil GRADING TEST nya, semoga tidak salah :

NON BOGU :

1 M. Reza Pahlevi P. (Malang)- 3kyu
2 Bangkit Adhi Nugroho (Malang)- 3kyu
3 Ahmad Subhan H. (Malang)- 5kyu
4 Benny Indra F. (Malang)- 3kyu
5 Yusuf Norman (Malang)- 4kyu
6 Audrian Ramanta Herdy (Malang)- 4kyu
7 Paramita Hapsari (Malang)- 5kyu
8 Izzatur Rahmaniyah​ (Malang)- 5kyu
9 Mas Achmada Syarifah Ayu Al-arini (Malang)- 5kyu
10 Arief Yuwono (Malang)- 3kyu
11 David Setyawan (Malang)- 5kyu
12 Nasrullah Akbar (Malang)- 5kyu
13 Husna Noviantari​ (Malang)- 5kyu
14 Prima Jefriandy (Malang)- 4kyu
15 Yoseph Mario Wibowo (Malang)- 5kyu
16 Indra Setiawan (Malang)- 3kyu
17 Abdullah Arif (Malang)- 4kyu
18 Yenika Puteri C (Malang)- 5kyu
19 Ari Ramadhani (Malang)- 4kyu
20 Yunita (Suroboyo)- 3kyu
21 Sofie Diah A (Malang) - 3kyu
22 Johanes S (Suroboyo) - 2Kyu


BOGU USER :

1. Aditya (Suroboyo)- 1Kyu
2. Sinung (Suroboyo)- 1Dan
3. Indra (Suroboyo)- 1Dan
4. Teddy (Malang)- 1Dan
5. Tesar (Suroboyo)- 2Dan

Omedetto buat yang dapat grade baru...tetap semangat latihan ya. !! GANBATTE!!