![]() |
| Bogu dan Shinai |
Bagi beberapa orang, shinai adalah hanya sekedar alat saja untuk berlatih Kendo, tapi sebenarnya shinai itu adalah pancaran dari hati kita. Bagaimana sih isi hati kita, perasaan dalam hati kita, itu kadang terlihat dari bagaimana permainan kita dalam berlatih Kendo. Sekedar share saja, pernah satu kali perasaanku lagi gak enak, galau gitu..hehehehe...lalu aku coba untuk latihan, dan hasilnya adalah latihan jadi amburadul, malah nyakitin lawan.Mukul sasaran juga tak pernah akurat, melenceng sana sini. Karena itulah shinai bisa menjadi cermin hati kita,kendoka.
Selain itu, Shinai juga adalah jiwa kita. Shinai bisa mencerminkan semangat kita, jiwa kita pula menghargai lawan. Percaya atau tidak, jika kita lebih merawat shinai, lawan pasti lebih menghormati kita, karena shinai adalah alat untuk "membunuh" lawan kita. Coba bayangkan, kita mau membunuh lawan dengan pedang yang karatan, rusak,dll, bukankah itu sama menganggap enteng lawan kita? sama juga dengan tidak menghargainya? karena itu, di Kendo juga diajarkan untuk menghormati, bukan masalah menang dan kalah saja.
Selain shinai, ada juga bogu (armor dalam kendo) yang terdiri dari Men (kepala), Kote (tangan), Dou (perut), dan Tare (pinggang), semua ini disebut BOGU. Bogu adalah perlambang semangat seorang kendoka, karena itu rawat juga bogu meski itu hanya pinjaman dari dojo (kaya aku,red) hahahaha.... Bogu adalah peralatan yang melindungi kita dari serangan lawan, bukankah sewajarnya kita juga merawatnya? bukan mengajari untuk mendewakan bogu atau apa lah,tapi ini sebagai ucapan terimakasih kita pada alat-alat yang sudah melindungi kita, selain itu, jika di rawat kan alat-alat ini juga bisa jadi lebih awet. Hehehe...
Mungkin sedikit opini ini kurang berkenan bagi yang membaca...jika ada yang salah, juga mohon koreksi..maklum masih nubie..hehe


